Dalam ilmu biologi, terdapat istilah yang digunakan untuk menjelaskan fenomena ketika sifat atau ciri tertentu dari salah satu induk muncul secara konsisten pada keturunannya. Istilah ini dikenal sebagai Dominansi.

Dominansi adalah suatu konsep genetika yang dipelopori oleh Gregor Mendel. Konsep ini merujuk pada peran atau pengaruh dari masing-masing alel dalam gen yang pasangannya terdiri dari dua alel yang berbeda (heterozigot).

Mendel dan Hukum Dominansi

Gregor Mendel, seorang ahli genetika Austria, adalah orang pertama yang memahami dan merumuskan prinsip tentang dominansi genetik. Ia melakukan berbagai percobaan dengan tanaman kacang polong (Pisum sativum) dan mengamati bagaimana sifat-sifat tertentu dapat diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Baca Artikel Lainnya  Perilaku yang Tidak Sesuai Nilai Luhur Pancasila Saat di Rumah

Pada percobaan tersebut, Mendel mencatat bahwa beberapa sifat (misalnya, warna bunga ungu) muncul di setiap generasi, meski induk memiliki sepasang gen yang berbeda. Jadi, sifat ungu (disebabkan oleh alel dominan) muncul pada keturunan, sementara sifat warna putih (disebabkan oleh alel resesif) tidak muncul. Fenomena ini dinamakan Hukum Dominansi Mendel.

Penerapan Dominansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Konsep dominansi sangat penting dalam banyak aspek kehidupan, termasuk pembiakan tanaman dan hewan, serta dalam penelitian medis dan genetik. Contoh aplikasi dominansi yaitu dalam pemilihan varietas tanaman atau hewan ternak dengan sifat-sifat dominan yang diinginkan, seperti ukuran buah pada tanaman atau ukuran badan pada hewan.

Baca Artikel Lainnya  Siapakah Orang Kafir Quraisy yang Masuk Islam Setelah Mendengar Adiknya Membaca Alquran?

Secara medis, pemahaman tentang dominansi juga sangat penting dalam memahami bagaimana penyakit genetik diturunkan. Beberapa penyakit, seperti Huntington’s dan Marfan Syndrome, disebabkan oleh alel dominan. Dengan demikian, anak yang mewarisi alel tersebut dari salah satu orangtua akan menunjukkan gejala penyakit, meskipun alel lainnya adalah normal.

Dengan demikian, tentu sangat penting untuk memahami istilah dan konsep dominansi dalam genetika. Melalui pemahaman tentang dominansi, kita dapat lebih memahami cara kerja hereditas dan bagaimana sifat dan ciri tertentu diturunkan dari generasi ke generasi.

Baca Artikel Lainnya  Seorang Pemain Dinyatakan Menang dalam Satu Set Permainan Bulu Tangkis Apabila Telah Mencapai Angka…