Data grafis yang mengidentifikasi kenampakan geografis berupa titik, garis, dan poligon mudah ditemui dalam bidang kartografi atau pembuatan peta, dan peranannya sangat penting dalam visualisasi dan interpretasi data geospasial. Salah satu bentuk penampilan data dengan metode ini dikenal sebagai Geographic Information System (GIS) atau Sistem Informasi Geografis (SIG). Mari kita telusuri lebih dalam apa sebenarnya itu dan bagaimana cara kerjanya.

Pengertian Sistem Informasi Geografis (SIG)

Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah serangkaian perangkat (software dan hardware), prosedur, dan metode yang dirancang untuk koleksi, penyimpanan, manipulasi, analisis, dan penayangan informasi geografis. Informasi ini dapat berupa atribut dan lokasi objek atau fenomena bumi yang digambarkan dalam bentuk titik, garis, dan poligon.

Baca Artikel Lainnya  Isi Tulisan Suwardi Suryaningrat, Salah Satu Pemimpin Indische Partij, Berjudul “Als ik Nederlander was”

Titik dipergunakan untuk melambangkan objek yang lokasinya dapat diwakili oleh satu titik, seperti lokasi kota atau gunung. Garis digunakan untuk melambangkan objek yang memiliki panjang lebih besar daripada lebarnya, contohnya sungai atau jalan. Sementara, poligon digunakan untuk melambangkan objek yang memiliki luas, seperti danau atau hutan.

Cara Kerja Sistem Informasi Geografis (SIG)

Pada intinya, SIG merupa data keruangan (spasial) dan data atribut. Data keruangan mewakili lokasi geografi dalam bentuk titik, garis, atau poligon. Data atribut, sebaliknya, menyediakan informasi tentang karakteristik objek geografis tersebut, seperti ketinggian, populasi, dan sebagainya.

Baca Artikel Lainnya  Pada Masa Karbon, Benua-Benua Menyatukan Membentuk Benua Besar Yang Disebut…

Dalam proses kerja, data ini diinput dan ditransformasi menjadi bentuk digital menggunakan teknologi pemindaian, Global Positioning System (GPS), atau metode pengumpulan data lainnya. Selanjutnya, data ini dapat diubah, dianalisis dan ditampilkan dalam bentuk peta, grafik, atau tabel.

Pentingnya Sistem Informasi Geografis (SIG)

Dengan SIG, kita dapat memahami pola dan hubungan dalam data geospasial dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh peta statis. Penggunaannya mencakup berbagai bidang seperti perencanaan kota, mitigasi bencana, manajemen sumber daya alam, dan masih banyak lagi.

Baca Artikel Lainnya  Hamster Termasuk Golongan Hewan Nokturnal Maksudnya Adalah

Menjawab pertanyaan dalam kaitannya dengan perencanaan, pengelolaan, dan pengambilan keputusan menjadi lebih mudah dan efisien dengan adanya SIG. Kemampuannya dalam mengintegrasikan dan menganalisis data dari berbagai sumber dan dalam berbagai format menjadikannya alat yang sangat berguna dan fleksibel.

Aplikasi dari sistem ini sangat luas dan beragam. Dengan memahami dasar dan cara kerjanya, kita dapat meletakkan dasar yang kuat bagi pengeksplorasian dan penggunaan SIG yang lebih lanjut.

Tak diragukan lagi, Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah alat yang sangat kuat dan esensial dalam pengambilan keputusan dan analisis spasial di dunia modern ini.