Beras dan jagung adalah dua jenis bahan makanan pokok yang banyak dikonsumsi di berbagai belahan dunia. Keduanya merupakan sumber karbohidrat paling utama yang memberikan energi bagi tubuh. Nilai energi yang disandang beras dan jagung bukanlah sekedar angka semata. Melainkan, menjadi bagian integral dari betapa pentingnya mereka dalam menjaga fungsi tubuh kita.

Karbohidrat adalah molekul energi utama yang diperoleh manusia dari makanan, yang disimpan dalam bentuk glukosa atau gula dalam aliran darah. Ketika diperlukan, tubuh akan memecah karbohidrat ini menjadi gula sederhana dan digunakan sebagai bahan bakar untuk fungsi tubuh. Secara khusus, energi ini disebut kalori.

Baca Artikel Lainnya  Bagaimana Asal-Usul dan Terbentuknya Pola Kehidupan Manusia dan Interaksinya dengan Alam?

Kalori bukanlah suatu zat, namun unit yang digunakan untuk mengukur energi. Secara ilmiah, satu kalori didefinisikan sebagai jumlah energi yang diperlukan untuk meningkatkan suhu satu gram air satu derajat Celsius pada tekanan satu atmosfer. Dalam konteks makanan, kalori merujuk pada energi dalam makanan yang tersedia melalui metabolisme.

Beras dan jagung kaya akan karbohidrat, yang berarti mereka mengandung banyak kalori. Secara rata-rata, satu piring beras (sekitar 195 gram) mengandung sekitar 240 kalori, sedangkan satu piring jagung (sekitar 164 gram) memiliki sekitar 177 kalori. Nilai ini bisa berfluktuasi tergantung varietas dan cara memasaknya.

Baca Artikel Lainnya  Berikut merupakan Fungsi Hormone Auksin yang Menjadi Faktor Pertumbuhan Tanaman, Kecuali…

Pemahaman ini penting karena membantu kita dalam mengatur pola makan sehari-hari. Membuat kesadaran bahwa makanan yang kita konsumsi bukan hanya rasa dan selera, tetapi juga kandungan energi yang dapat memberi kita kekuatan untuk beraktivitas. Dengan memahami konsep kalori dan perannya dalam menyediakan energi, kita dapat membuat pilihan makanan yang lebih bijaksana, dan berpotensi menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Baca Artikel Lainnya  Ditinjau dari sudut konfigurasi dari komunitas etniknya, oleh Furnival masyarakat Indonesia dalam kategori masyarakat majemuk

Dengan demikian, beras dan jagung tidak hanya menjadi komoditas makanan pokok, tetapi juga sumber energi yang penting dalam bentuk kalori. Saat kita menikmati mangkuk beras atau jagung, tak hanya rasa yang dinikmati, tetapi juga energi yang dihasilkannya untuk memenuhi kebutuhan tubuh kita sehari-hari.