Molaritas merujuk pada konsentrasi mol suatu substansi dalam larutan. Biasanya, dalam kimia, molaritas dihitung dalam mol/liter (M), tetapi bisa juga diukur dalam mol/mililiter, mol/gallon, atau satuan lainnya. Untuk menentukan molaritas larutan, kita perlu mengetahui tiga hal:

  1. Jumlah mol dari solut (zat yang dilarutkan).
  2. Volume total larutan (dalam liter).

Mari lakukan perhitungan berikut untuk jumlah mol solut.

Baca Artikel Lainnya  Kita Pertanyakan Keseriusan Pemerintah Menyediakan Infrastruktur dan Sarana Transportasi Publik

NaOH adalah Natrium Hidroksida, memiliki berat molekuler sama dengan 39.99 g/mol (Na=22.99, O=16.00, H=1.00).

Massa NaOH yang digunakan adalah 4 g. Untuk menghitung jumlah mol, kita bagi massa oleh berat molekular NaOH:

4 g ÷ 39.99 g/mol = 0.1 mol

Sekarang, kita perlu mengubah volume larutan menjadi liter.

500 ml = 0.5 liter

Menggunakan rumusan molaritas (M = mol/liter), kita dapat menghitung molaritas larutan:

Baca Artikel Lainnya  Mengapa Keanekaragaman Hayati Indonesia Berpengaruh Terhadap Kesehatan Dunia yang Terkait Erat dengan Isu Perubahan Iklim: Penjelasan

M = 0.1 mol ÷ 0.5 liter = 0.2 M

Jadi, molaritas larutan NaOH adalah 0.2 M.

Dalam pengaplikasian sehari-hari, konsep molaritas sangat penting dalam berbagai bidang, mulai dari laboratorium penelitian hingga medis. Untuk memastikan hasil yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan dari reaksi kimia, sangat penting untuk mengetahui dan mampu menghitung molaritas larutan. Jadi, kemampuan untuk yang dimiliki untuk menghitung molaritas suatu larutan sangat memberikan manfaat dalam bidang kimia secara keseluruhan.

Baca Artikel Lainnya  Berikut yang Bukan Merupakan Faktor Internal Penyebab Pelanggaran HAM